Berita Terkini Hari ini : Kabar Terbaru Bom Solo ( Bunuh Diri di Polres Surakarta 2016 )

Kabar Terbaru Bom Solo
gambar pelengkap

Berita Terkini Hari ini : Kabar Terbaru Bom Solo ( Bunuh Diri di Polres Surakarta 2016 )

SusterGadget.com – Berita Terkini Hari ini , Kabar Terbaru Bom Solo ( Bunuh Diri di Polres Surakarta 2016 ) . sebuah ledakan diduga Bom bunuh diri terjadi di kawasan Mapolresta Surakarta pagi tadi , Selasa 5/7/2016 . Diduga bom bunuh diri pasalnya hanya ada satu korban meninggal dan tergeletak didekat lokasi meledaknya bom dan motor korban pun ndlasar tak jauh dari mayat .

Kabar terjadinya bom ini sendiri berdasarkan versi saya sendiri yang memang pagi tadi berada di wilayah Solo justru kurang mengetahui bahwa ada peristiwa maut di kota Surakarta yang biasanya memang ada kejadian semacam ini .

Dari Klaten perjalanan ke Jebres Solo , dengan niatan mencari dan membeli hewan piaraan namun setibanya dilokasi tujuan justru saya ditanya sang empunya kandang ” Sudah tahu kabar belum mas ? Polres Solo di Bom Lho ! ” .

Niat pengen ke lokasi tapi gak tahu seluk beluk kota Solo maka capsus pulang saja dengan membawa Ayam dan kabar terjadinya Bom di Mapolresta Kota Solo atau Surakarta Selasa 5 Juli 2016 tadi pagi .

Kabar terbaru Bom Solo , pihak Solopos.com selaku media besar yang ada di wilayah TKP menyatakan kondisi saat ini (siang hari ) Jalan Adisucipto depan mapolresta sudah dibuka sebelumnya dikabarkan ditutup terlebih dahulu .

Korban jiwa sendiri diduga hanya sang pelaku saja sedangkan petugas Provost Mapolresta memang ada yang terluka namun tak sampai ada korban jiwa . sejumlah petugas dengan laras panjang masih berjaga dikawasan TKP .

1 COMMENT

  1. TIDAK SUDI ADA KORBAN BOM BUNUH DIRI.

    Konon pelaku bom bunuh diri (disingkat BB = ‘bomber busuk’) menerobos penjagaan polisi di Mapolresta Solo (05.07.16). Ini merupakan pelanggaran berat. Yang brutal dan gegabah.

    Apa respons polisi? Salah satunya mengejar (jalan kaki!). Sang BB meledakkan bomnya dan berhasil melukai wajah polisi pengejar. Syukur tak ada korban jiwa, kecuali BB sendiri.

    Menurut saya (awam), amat menyedihkan sekali peristiwa ini. Menyedihkan sebab beberapa jumlah polisi yang bertugas, membiarkan pelaku menerobos penjagaan. Saat BB melarikan diri dengan motor, tidak diperintahkan berhenti? Mengapa harus mengejar BB? Tidakkah lebih bijaksana dan aman untuk segera memberi tembakan peringatan atau langsung tembakan terarah kalau BB tak turut perintah? Polisi selama ini terampil melumpuhkan pencuri motor atau perampok, tetapi mungkin masih ragu-ragu (?) menghadapi teroris, yang justeru ingin menyerang kepolisian sebagai target utama

    Dalam kedaan siaga, hendaknya polisi dipersenjatai pistol yang setiap saat siap tembak. Dalam tiap situasi, polisi dilatih untuk selalu siap mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi penjahat. Kalau perlu langsung tembak seperti pada tersangka teroris dalam hal ini. Tanpa perlu pikir-pikir panjang dan ribet. Semoga polisi yang bersenjata lengkap, tidak ragu-ragu menggunakannya. Untuk itu mungkin masih diperlukan latihan-latihan fisik dan latihan mental, psikologis. Lebih baik mencederai teroris daripada teroris mencederai polisi atau publik.

Leave a Reply