Penjualan Meningkat, Kuartal ini iPhone 5 Dominasi Pasar Global

Penjualan Meningkat, Kuartal ini iPhone 5 Dominasi Pasar Global
Penjualan iPhone 5 Menngkat Drastis (foto: streetwisetech)

Kembali melejitnya penjualan handset iPhone 5 tampaknya bisa membawa Apple untuk bangkit. Sejak beberapa waktu terakhir ini, terutama pada kuartal terakhir, penjualan iPhone 5 memang meningkat cukup drastis. Padahal sebelumnya, pihak analis menganggap bahwa iPhone 5 akan semakin tergeser dengan kehadiran iPhone 6 yang baru. Namun tampaknya hal tersebut tidaklah terbukti.

Berdasarkan laporan fiskal kuartal ketiga dari Apple yang dirilis Selasa (22/07/2014) lalu, penjualan Apple iPhone 5 telah mencapai puncaknya pada kuartal terakhir ini, sejak Apple mulai menjual iPhone 5 September 2012 lalu. Dari total 35,2 juta unit iPhone selama periode tersebut, angka penjualannya telah meningkat sebesar 13 persen dari periode yang sama pada tahun lalu. Padahal banyak pihak yang meyakini bahwa sebagian besar konsumen justru masih menyimpan uang mereka untuk membeli iPhone 6 terbaru September nanti.

Pada wawancara dengan Associated Press, Chief Financial Officer Apple, Luca Maestri juga mengatakan bahwa tim-nya telah bekerja dengan sangat baik, dan mereka juga masih memiliki berbagai kejutan untuk menarik hati para konsumen.

Menurut catatan Apple, pada kuartal kali ini, mereka telah membayar sekitar $ 7,7 miliar, atau sekitar $1,28 per sahamnya. jumlah tersebut terbilang meningkat sebesar 12% dari kuartal yang sama tahun lalu, dimana Apple hanya membayar sebesar $ 6,9 miliar atau sekitar $ 1,07 per sahamnya. Ini merupakan pertama kalinya Apple meraih peningkatan pendapatan hingga lebih dari 10 persen dari tahun kuartal di tahun sebelumnya, bahkan sejak iPhone 5 ini diluncurkan pada 2012 lalu.

Menurut analis dari FactSet, keuntungan Apple telah mencapai $ 1,23 per sahamnya. Pendapatan tersebut terbilang naik sebesar 6% dari tahun lalau, dan mencapai angka $ 37,4 Miliar, sekitar $ 600 juta dibawah perkiraan analis.

Peningkatan yang paling drastis terjadi di Brazil, India, Rusia dan China. Dimana penjualan iPhone meningkat hingga 55% dari tahun lalu. Dan diyakini akan terus meningkat setelah diluncurkannya seri terbaru iPhone, yaitu Apple iPhone 6. Terutama jika rumor mengenai iPhone 6 yang beredar belakangan ini terbukti benar. Dimana dikatakan bahwa iPhone akan hadir dengan dua versi yang keduanya berlayar besar, yakni 4,7 inci dan 5,5 inci.

Namun sayangnya, dibalik kesuksesan iPhone ini, dua perangkat unggulan lainnya dari Apple, yakni iPad dan PC andalannya, iMac. Dimana dikatakan bahwa penjualan iPad telah merosot hingga 9% dari tahun lalu, sementara iMac meningkat 18% dari tahun lalu.

Terutama setelah meluncurnya iPhone 6 nanti, banyak pihak terutama para analis yang mengatakan bahwa iPhone kemungkinan besar akan semakin menggeser keberadaan iPad, terutama setelah layarnya semakin diperbesar.

Namun CEO baru Apple, Tim Cook mengatakan bahwa iPad juga akan hadir dengan daya tarik yang tidak kalah hebat dari iPhone. “Kami berfikir bahwa masih ada inovasi signifikan yang dapat dihadirkan pada iPad, dan kami akan melakukan hal tersebut” pungkasnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi hal ini, Apple bekerja sama dengan IBM telah mulai menjual iPad ini kepada konsumen korporat dan lembaga pemerintahan.

Sebelumnya, pada 2012 lalu, saham Apple sempat merosot hingga 45%. Hal ini berkaitan dengan kekecewaan para investor dan keraguan mereka akan kinerja Apple yang dipimpin CEO baru setelah meninggalnya Steve Job akibat penyakit kanker pada 2011 lalu.

Namun kali ini, Apple berhasil kembali meningkatkan harga sahamnya, meskipun hanya sebesar 18% saja, setelah ditutup pada $ 94,72 hari Selasa kemarin.

SHARE

Leave a Reply