Twitter Mulai Gunakan Video Sebagai Media Iklan

Twitter Mulai Gunakan Video Sebagai Media Iklan
Metode Iklan baru di Twitter (foto: tubefilter)

Pada hari Selasa (12/08/2014) kemarin, Twitter baru saja meluncurkan sebuah program periklanan baru yang memungkinkan pengiklan untuk menyisipkan “video promosi” ke aliran tweet pengguna melalui platform messaging populernya.

Program baru ini akan membatu Twitter untuk menambah sumber penghasilannya, serta meyakinkan para investor untuk tetap bertahan dan percaya bahwa Twitter masih memiliki banyak potensi.

“Dengan menggunakan fitur Promoted Video, para pengiklan akan dapat dengan mudah meng-upload dan mendistribusikan video promosi mereka di Twitter. Selain itu, mereka juga dapat mengukur jangkauan dan efektifitas dari konten tersebut,” pungkas David Regan, Manajer Produk Twitter, melalui sebuah postingan di blog Twitter.

Regan juga menambahkan, bahwa peluncuran tes video ini datang setelah selama berbulan-bulan dilakukan berbagai pengujian dan atas umpan balik dari para pemilik merek.

Regan juga mengatakan bahwa demi memudahkan pengiklan, Twitter akan menawarkan mode: “Cost per View”, dimana setiap iklan akan dikenakan biaya, hanya jika pengguna memutar iklan tersebut.

Tenurut perusahaan riset eMarket, sebelumnya, Twitter telah menyumbang sekitar 0.5% pada pendapatan iklan digital di tahun 2013 lalu. Dan dengan adanya metode periklanan baru ini, diharapkan angka tersebut dapat naik hingga 0.8%, mengingat pertumbuhan nilai iklan digital yang saat ini telah mencapai angka $ 140,15 Miliar.

Twitter juga menambahkan bahwa saat ini, penggunaan aktif bulanan pada platform mereka telah meningkat sebanyak 271 juta, naik sekitar 14% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

SHARE

Leave a Reply