Fitur “Kill Switch” Kini Masuk Undang Undang di California

Fitur
Fitur Kill Switch pada smartphone (foto: whatmobile)

Sebuah permasalahan hukum yang terkesan sedikit menggelitik tengah terjadi di California. Saat ini, sang Gubernur California, Jerry Brown telah menandatangani sebuah UU yang mengharuskan setiap ponsel atau smartphone yang diproduksi setelah tanggal 1 Juli 2015 nanti, memiliki fitur “kill switch” di dalamnya. Hal ini dimaksudkan untuk menekan angka kriminalitas atas pencurian handset seperti smartphone di negara tersebut.

Dlansir dari laman Phonearena (26/08/2014), fitur “Kill Switch” sendiri akan memungkinkan pengguna handset untuk secara paksa mematikan ponsel mereka ketika handset tersebut jatuh ke tangan pencuri. Dengan begitu, smartphone yang telah dicuri tersebut tidak akan dapat digunakan lagi, dan tidak lagi memiliki harga jual.

Namun nmenurut UU tersebut, bukan hanya sang pemilik saja yang memiliki hak untuk mematikan sang gadget. Meklainkan juga polisi. Namun bagi penegak hukum, tapaknya akan dibutuhkan sidang terlebih dahulu, sehingga penon-aktifan handset tersebut dilakukan setelah sidang, kecuali jika terjadi kasus yang darurat yang dapat mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, atau mengakibatkan seseorang terkena dampak luka yang serius misalnya.

UU ini sendiri sempat gagal uji senat di bulan April lalu, namun berhasil lulus pada bulan Mei, berkat adanya beberapa perubahan dan perbaikan. Seperti dengan memberi waktu kepada para vendor untuk memasang fitur tersebut, serta menambahkan catatan bahwa UU ini hanya berlaku untuk ponsel, bukan tablet.

Sementara CTIA beralih mendukung UU tersebut, AT&T, Verizon dan Samsung masih bersikeras menolaknya. Selain itu, menurut para pengamat hukum, UU ini dinilai kurang efektif. Dimana selama menunggu waktu sidang, sang pelaku bisa saja sudah pergi menjual handset tersebut di suatu tempat dimana hukum tersebut serta blacklist IMEI tidak berlaku.

Bagaimana menurut anda mengenai UU yang sedikit menggelitik ini? Apapun pendapatmu, jangan sungkan untuk mengungkapkannya di kolom komentar!

SHARE

Leave a Reply