Screenshot Bocor, Buktikan Kebenaran Nama Android Lolipop

Screenshot Bocor, Buktikan Kebenaran Nama Android Lolipop
Android "Lolipop"? (foto: phandroid)

Beberapa waktu terakhir ini, dunia maya telah diramaikan dengan munculnya berbagai perdebatan dari para pecinta gadget, terutama gadget Android, terkait nama resmi dari versi build terbaru dari OS Mobile kembangan Google Android versi 5.0 yang kini kita kenal dengan nama Android L.

Beberapa pihak berangapan bahwa “L” tersebut dapat diartikan sebagai Lolipop. Namun sebagian lagi, menganggapnya sebagai Key Lime Pay. Tentu saja, anggapan tersebut tidaklah semata-mata asas praduga belaka. Kedua spekulasi tersebut didukung dengan adanya berbagai bukti, berdasarkan berbagai informasi yang bocor dari badan Google sendiri.

Dilansir laman Phandroid (15/10/2014), kini sebuah screenshoot yang bocor, kembali menguatkan salah satu dari kedua spekulassi tersebut. Screenshoot tersebut diambil dari Chromium Issue Tracker oleh salah seorang pengembang Google. Pada screenshot tersebut, tampak bahwa icon de-bug pada notification bar, memiliki desain bulat dengan garis yang menyerupai tongkat di bagian bawahnya, yang tidak salah lagi, tampak seperti sebuah permen Lolipop. Dengan demikian, satu poin lagi telah menambah berat keyakinan bahwa Android 5.0 akan dinamai Lolipop.

Screenshot Bocor, Buktikan Kebenaran Nama Android Lolipop
Bocoran Screenshot Android 5.0 (foto: Phandroid)

Namun meski begitu, kita masih belum dapat memastikan, bahwa hal ini benar adanya. Karena berbagai kemungkinan bisa saja terjadi. Seperti apa yang terjadi dengan versi build sebelumnya. Android 4.4 KitKat. Pada awalnya, versi build ini diduga akan membawa nama Key Lemon Pie, bahkan seorang pegawai di Google telah merilis berbagai icon dan kartun dengan tema tersebut. Namun tak disangka, Raksasa Internet ini malah menamai Android 4.4 tersebut dengan merek coklat tersohor, KitKat.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, berbagai kemungkinan bisa saja terjadi. Google bisa saja kembali mengulang sejarah yang sama, atau justru membuktikan, bahwa seekor keledaipun, takan jatuh pada lubang yang sama sebanyak dua kali.

SHARE

Leave a Reply