Goda Karyawan, Apple Bikin Perusahaan Motor Elektrik Jatuh Bangkrut

Goda Karyawan, Apple Bikin Perusahaan Motor Elektrik Jatuh Bangkrut
Mission R Electric (Foto: Mission Motorcycles )

Apple, nama ini jelas tidak asing lagi di pasar smartphone. Namun di sektor otomotif, perusahaan raksasa asal Cupertino ini jelas masih pemula, bahkan bisa dianggap sebagai pendatang bbaru. Namun dengan tekad yang kuat dan semangat membawa, Apple tidak mau kalah dengan pesaing besarnya seperti Tesla dan Google yang belakangan juga menjamah pasar yang sama, otomotif.

Dan tampaknya, demi menggapai cita-citanya tersebut, Apple takkan ragu untuk melakukan berbagai cara dan menelusuri berbagai jalan. Salah satunya adalah dengan merekrut insinyur-insinyur ahli dan tenaga kerja berkualitas yang sudah memiliki jam terbang cukup panjang dengan sejumlah prestasi menggiurkan di berbagai perusahaan besar di dunia otomotif. Namun bukan hanya mantan karyawan terbaik saja, sejumlah karyawan yang masih bekerja juga dikabarkan mulai direkrut Apple. Seperti apa yang dikatakan rumor belakangan ini, bahwa perusahaan berlogo buah apel tersebut telah merekrut sejumlah insinyur ahli dari perusahaan bernama Mission Motorcycles.

Mission Motorcycles sendiri tidak lain adalah perusahaan start-up yang tengah mengembangkan motor balap elektrik yang memang telah menjadi project yang banyak dikejar para produsen pencari nama. Namun belakangan, perusahaan yang baru berdiri tersebut dikabarkan bangkrut. Mereka mengklaim bahwa Apple adalah penyebab dibalik hal tersebut. “Sebelumnya, kami memiliki sejumlah insinyur yang hebat. Namun Apple mengetahui hal tersebut, kemudian mengejar mereka hingga Apple mendapatkannya,” ujar Dare Kaufman selaku CEO dari Mission Motorcycles. Sebelumnya Mission Motorcycles mengaku memiliki cukup investor, namun setelah kehilangan insinyur andalan mereka, para pemasok danapun mulai pergi meninggalkan perusahaan tersebut.

Ini bukan kali pertama Apple membuat masalah dengan perekrutan pekerjanya. Sebelumnya, Apple juga sempat dikabarkan telah menggoda sejumlah karyawan yang pernah bekerja di Tesla, perusahaan mobil elektrik asal AS. Namun kala itu, Apple berdalih bahwa pihaknya merekrut mantan karyawan, bukan karyawan aktif.

SHARE

Leave a Reply